keutamaan menjadi ibu rumah tangga
keutamaan menjadi ibu rumah tangga

4 Keutamaan Menjadi Ibu Rumah Tangga, Sungguh Surga Di Depan Mata

Posted on

Sebelumtidur.com – Menjadi ibu rumah tangga adalah sebuah pilihan. Berikut ini keutamaan menjadi ibu rumah tangga yang akan dibahas satu per satu agar kita bisa lebih menghargai ibu rumah tangga.

Islam sangat menghormati wanita, seorang anak laki-laki yang sudah menikah harus tetap memihak pada ibunya walaupun dia sudah memiliki istri, dan istri harus menurut dengan perkataan suami dalam hal kebaikan.

Barangsiapa yang menjaga kehormatan dirinya, maka Allah akan jaga dirinya dan barangsiapa yang merasa cukup, maka Allah akan memberikan kecukupan kepada dirinya.” H.R Bukhari dan Muslim

Menghormati seorang istri sebagai ibu rumah tangga bukan berarti merendahkan martabat seorang suami. Tapi justru dengan menghormatinya maka derajat suami akan naik berlipat-lipat di hadapan Allah. Istri adalah titipan yang nantinya akan menjadi ibu untuk anak-anak.

Keutamaan Menjadi Ibu Rumah Tangga

Setiap manusia dilahirkan untuk menjadi pemimpin, suami adalah pemimpin bagi keluarganya, dengan begitu dia harus mengarahkan istri dan semua anggota keluarganya menuju jalan yang diridhoi Allah SWT.

“Seorang laki-laki adalah pemimpin di keluarganya dan ia akan dimintai pertanggung jawaban atas apa yang dipimpinnya. Seorang wanita adalah pemimpin di rumah suaminya, dan ia akan dimintai pertanggung jawaban atas apa yang dipimpinnya.” H.R Bukhari dan Muslim

Kita harus memahami agama Islam secara kaffah (menyeluruh) sehingga tidak akan membeda-bedakan antara laki laki dan perempuan, suami maupun istri. Keutamaan menjadi ibu rumah tangga dalam Islam pun diterangkan dengan jelas. Berikut ini keutamaan menjadi ibu rumah tangga dalam Islam.

1. Tinggal Di Rumah Adalah Fitrah Muslimahmenjadi ibu rumah tangga dalam islam

Secara fisik laki laki dan perempuan berbeda, begitu pula Islam menanggapinya.
Kaum laki laki diberi kelebihan dalam hal fisik dan mental sehingga kaum laki laki sepantasnya menjadi pemimpin untuk kaum perempuan.

Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita),

dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka.

Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang ta’at kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka)” (QS. An Nisa’: 34)

Tanggungjawab untuk memberi nafkah keluarga diemban oleh laki laki sedangkan perempuan menjaganya di rumah. Di rumah ada suami dan anak anak yang harus dilayani seorang istri atau ibu, dengan tinggal di rumah maka dia akan dapat menjaga keluarganya dengan lebih perhatian.

2. Mendidik Generasi Shalih Dan Shalihah

Keutamaan menjadi ibu rumah tangga dalam Islam salah satunya yaitu dapat mendidik anak sesuai dengan yang diinginkan, tentunya mengajarkan anak untuk terus dalam kebaikan.

Tugas besar seorang ibu adalah membesarkan anak anak dengan penuh ajaran yang baik. Kurangnya perhatian dan kasih sayang dari ibu akan membuat anak menjadi memiliki hati yang keras. Ibu adalah tempat pertama anak mendapatkan pendidikan.

Sat ini banyak celotehan masyarakat yang menganggap bahwa pendidikan ibu yang sampai sarjana bahkan lebih lalu tinggal di rumah dan tidak bekerja akan mendapat pandangan sinis dan miring oleh mereka. Padahal sejatinya dengan pendidikan yang tinggi itu seorang wanita harusnya lebih memiliki sikap yang baik untuk keluarganya.

Keutamaan menjadi ibu rumah tangga dalam islam tidak bekerja tapi mengabdi pada suami dan mendidik anak dengan hati yang bersih dan selalu diselimuti dengan do’a adalah ibu rumah tangga yang ditunggu kehadirannya di surga. Aamiin.

3. Beribadah Lebih Kusyu di Dalam Rumah

menjadi ibu rumah tangga dalam islam

Shalat seorang wanita di rumahnya lebih utama baginya daripada shalatnya di pintu-pintu rumahnya, dan shalat seorang wanita di ruang kecil khusus untuknya lebih utama baginya daripada di bagian lain di rumahnya” H.R Abu Dawud

Keutamaan menjadi ibu rumah tangga dengan di rumah bukan berarti tidak melakukan apa-apa sehingga membuat bosan dan banyak mengeluh. Di rumah seorang perempuan bisa melakukan banyak ibadah, seperti shalat wajib maupun sunah, puasa, membaca Al-Qur’an dan berdzikir.

Hal ini bukan berarti melarang perempuan sepenuhnya untuk tidak keluar dari rumah. Ada adab yang harus dipenuhi ketika perempuan keluar dari rumah. Utamanya seorang ibu rumah tangga, ketika dia keluar dari rumah secara otomatis dia meninggalkan harta suaminya di rumah. Salah satu adab perempuan saat keluar rumah yaitu dengan menutup auratnya.

4. Individu Di Masyarakat

Berbakti dengan suami dan merawat anak adalah sebuah kewajiban, tapi selain di rumah seorang perempuan adalah individu di dalam masyarakat.

Seperti dalam firman Allah SWT dalam surat At-Taubah ayat ke 71 menjelaskan bahwa setiap manusia baik laki-laki maupun perempuan harus membantu orang lain. Mengingat orang lain untuk kebaikan dan meninggalkan perbuatan yang tidak baik. Tak terkecuali menjadi ibu rumah tangga dalam Islam juga memiliki kewajiban untuk mengajak masyarakat lingkungan dia tinggal untuk menuju ke jalan kebaikan.

Menjadi ibu rumah tangga dalam Islam bukanlah sesuatu yang sulit hanya pikiran kita saja yang membelenggu. Ketika memikirkan bahwa semua sulit maka tubuh akan merespon bahwa memang sulit, tapi ketika kita berfikir mudah maka Allah SWT akan memudahkan kita dalam setiap langkah.

 

Bagaimana pandangan Anda mengenai seorang perempuan yang menjadi ibu rumah tangga dalam Islam?

Share Yukk  ^_^

 

Advertisements

Bagi Dong, Bagaimana Pendapat Positifmu tentang Topik Di atas?